Posted by: nyomnyom | September 19, 2014

Ketika Gondongan atau Bengkak Babi Menyerang

Gondongan

 

Senin malam lalu, sepulang dari kantor saya merasa kurang enak badan. Lemas dan badan terasa pegal serta ngilu. Sejak dua hari sebelumnya saya memang merasa dingin dan badan menggigil. Pikirku karena Toraja memang sedang memasuki musim kemarau jadi udara terasa dingin. Tenggorokan juga terasa kurang enak dan selalu haus. Tak sengaja jemari saya menyentuh leher dan terasa ada benjolan kecil di bawah telinga. Rasanya sakit bila disentuh. Aneh juga bentuknya, seperti kelereng. Sehabis mandi saya lalu berkaca dan kaget melihat wajahku membengkak. Meskipun muka saya bulat dan memiliki pipi tembem tetapi kali ini bengkaknya disekitaran pipi belakang dekat telinga dan di leher.

Beruntung jaman sekarang informasi mudah diakses dari smartphone. Saya lalu mengetik gejala dan ciri-ciri yang saya alami. Muncul lah pada hasil pencarian yakni penyakit gondongan atau di Makassar biasa disebut dengan bengkak babi. Saya teringat jaman dahulu bila ada orang yang terkena gondongan atau bengkak babi ini maka yang pertama diminta lakukan adalah mengoleskan blau (semacam pemutih untuk baju yang berbentuk seperti kotak kecil) . Seperti asal katanya, blaw, yang artinya biru dalam Bahasa Belanda, blau yang dioleskan pada gondongan meninggalkan warna biru. Jika kita melihat seseorang dengan warna biru dipipi dan lehernya artinya orang tersebut sedang terkena gondongan. Wah, malu juga kemana-mana dengan warna biru di wajah, pikirku.

Saya lalu segera mencari lebih dalam di internet dan berkonsultasi dengan beberapa kawan yang pernah mengalami penyakit yang sama. Gondongan (Mumps atau Parotitis) atau bengkak babi ini disebabkan oleh virus yang bernama Paramyxovirus. Gondongan ternyata menular (bisa langsung, percikan air ludah, atau urin) dan ada di seluruh dunia. Umumnya menyerang anak-anak berumur 2-12 tahun namun juga bisa menyerang orang dewasa.  Virus ini menyerang kelenjar ludah atau kelenjar parotis di antara telinga dan rahang yang menyebabkan leher bagian atas atau pipi bagian bawah menjadi bengkak. Mungkin saja sebelumnya saya terkena cipratan air liur saat orang yang menderita gondong berbicara atau meludah (meskipun sampai sekarang saya tidak bisa mengingat siapa pun itu).

gondongan

 

Hari selasa, bengkak pada bawah leher semakin membesar. Saya semakin sulit untuk mengunyah makanan. Jika mengunyah maka terasa tegang di dekat telinga lalu mengakibatkan sakit yang luar biasa, bahkan sepertinya gendang telinga saya mau pecah. Belum lagi sakit kepala yang melanda. Terpaksa saya hanya mengkonsumsi bubur atau mie kuah yang bisa langsung ditelan, itupun juga agak susah. Saya minum air putih banyak-banyak karena tenggorakan terasa kering dan selalu haus. Hari Rabu bahkan wajah saya tampak kian mengerikan seperti orang habis dipukulin, bengkak. Hari Kamis juga berlalu tanpa ada penurunan bengkak. Saya cuma mengkonsumsi Antalgin sebagai penghilang nyeri karena gondongan termasuk dalam kategori penyakit yang sembuh sendiri tanpa diobati (self-limiting disease). Penderita harus banyak beristirahat agar cepat sembuh. Dan tak perlu pakai blau karena ternyata tak menyembuhkan, mungkin waktu dulu itu dimaksudkan agar penderita malu keluar rumah sehingga bisa beristirahat.

Sungguh tak mengenakkan terkena gondongan. Selain susah tidur karena bengkak yang terasa sakit bila terkena bantal atau kasur, juga sakit yang luar biasa saat makan. Gejala gondongan adalah sebagai berikut :

  1. Pada tahap awal (1-2 hari) penderita Gondong mengalami gejala: demam (suhu badan 38.5 – 40 derajat celcius), sakit kepala, nyeri otot, kehilangan nafsu makan, nyeri rahang bagian belakang saat mengunyah dan adakalanya disertai kaku rahang (sulit membuka mulut).
  2. Selanjutnya terjadi pembengkakan kelenjar di bawah telinga (parotis) yang diawali dengan pembengkakan salah satu sisi kelenjar kemudian kedua kelenjar mengalami pembengkakan.
  3. Pembengkakan biasanya berlangsung sekitar 3 hari kemudian berangsur mengempis.
  4. Kadang terjadi pembengkakan pada kelenjar di bawah rahang (submandibula) dan kelenjar di bawah lidah (sublingual). Pada pria akil balik adalanya terjadi pembengkakan buah zakar (testis) karena penyebaran melalui aliran darah.

Atau secara umum gejalanya adalah

  • Demam
  • Menggigil
  • Sakit kepala
  • Tidak nafsu makan
  • Nyeri pada rahang bagian belakang
  • Nyeri saat mengunyah
  • Rahang terasa kaku
  • Nyeri saat menelan

Hari ini Jumat, bengkak sudah sedikit mulai mengempis meskipun saya tetap masih mengkonsumsi bubur untuk menghindari sakit akibat mengunyah. Fisik yang sedikit menurun di minggu-minggu sebelumnya memang membuat saya mudah terkena penyakit. Katanya, everything happens for a reason. Mungkin saya terkena gondongan ini sebagai teguran untuk memperhatikan kondisi tubuh dan lebih banyak beristirahat. Selain itu juga saya mendapat pengetahuan baru karenanya. Beberapa artikel di internet juga membagikan informasi mengenai obat herbal/tradisional untuk mengobati gondongan. Namun karena saya di Toraja cukup sulit untuk mencarinya maka saya hanya beristirahat saja dan bila terasa sakit baru minum obat penghilang nyeri. Ada yang bilang orang hanya akan terkena gondongan sekali dalam seumur hidup, namun seorang kawan sudah dua kali terkena gondongan. Semoga saya cepat sembuh dan tidak terkena gondongan lagi. (nyomnyom)

(sumber gambar : http://gondongan.com/)

Advertisements

Responses

  1. Waaaahhh…informatif sekaleeee
    And bermanfaad.:)
    Thank you

  2. Skit bnget saat bengkak babi…

    Thanks ats informsix

  3. maaf, mbanya sudah sembuh belum? karna saya uda 2 kali kedokter. Dokter pertama bilang parotitis, tapi dokter kedua bilang radang kelenjar getah benjng, dan sudah 5 hari belum ada perubahan. Terimakasih

    • Sudah mbak..itu tahun lalu..semingguan sy sakitnya..sy sih gak minum obat..paling makan bubur krn susaj nelan

  4. Aduh skrang saya lgi kena penyakit bengkak babi nih sudah 2 hari.. bawaannya susah tidur

  5. Bisa mengkomsumsi jus seperti jus jeruk atau jambu?

  6. Dok aku punya penyakit tumor di pipi aku takut di oprasi

  7. kwwkwkkw aku juga bengka babi


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: