Posted by: nyomnyom | June 30, 2015

Alam Toraja

Masyarakat Toraja sangat memegang teguh adat budayanya yang diwarisi turun temurun. Meskipun sudah tak banyak lagi pemeluk Aluk Todolo (aliran kepercayaan nenek moyang Toraja) tetapi beberapa unsur masih melekat dalam keseharian mereka.

Toraja dahulu dikenal sebagai Tondok Lepongan Bulan Tana Matarik Allo yang artinya negeri yang bentuk pemerintahan dan kemasyarakatannya merupakan kesatuan yang bulat/bundar seperti Bulan dan Matahari (Tondok berarti ‘negeri’, Lepongan berarti ‘bulatan atau kesatuan’, Bulan berarti ‘bulan’, Tana juga berarti ‘negeri’, Matarik berarti ‘bentuk’ dan Allo berarti ‘matahari’). Orang Toraja suka memakai metafora dalam menggambarkan prinsip hidup mereka dimana unsur-unsur alam senantiasa saling mengisi. Alam memang memegang unsur penting dalam budaya Toraja. Tak heran alamnya yang indah menjadi salah satu daya tarik yang membuat wisatawan jauh-jauh datang hanya untuk menikmati kesegarannya dan kealamiannya.

The view of Dende

The view of Dende

Ada beberapa spot menarik di Toraja dimana kita bisa menikmati pemandangan gunung bebatu yang berjejal, hamparan sawah dengan padi yang menguning, serta melihat kota dari atas bukit, diantaranya :

a. Tinimbayo, Toraja Utara. Sangat baik dinikmati di pagi hari saat kabut masih tebal yang perlahan-lahan menghilang dari pandangan dan menyisakan barisan bukit dan undakan sawah.

Tinimbayo

Tinimbayo

b. Pemandangan dari Mentirotiku. Dari Tinimbayo naik ke atas menuju Batutumonga, terdapat restauran dan penginapan Mentirotiku dimana hamparan pemandangan indah juga memanjakan mata yang memandang.

1435638718839

c. Batutumonga menuju Pana. Biasanya wisatawan yang hiking diseputaran Batutumonga menuju Pana akan sering berhenti untuk menikmati alamnya dan bongkahan batu yang ada di persawahan.

1435638784934

d. Bukit Singki, Rantepao. Dari kota Rantepao terlihat sebuah patung Salib besar di atas bukit Singki. Menuju kesana cukup sulit aksesnya. Mesti berjalan kaki. Tetapi pemandangan yang disajikan menggantikan rasa lelah ketika mendaki.

e. Burake Hills, Tana Toraja. Di Burake ini rencananya sebuah patung Yesus Memberkati akan menjulang di atas bukit. Akses ke Burake masih sulit dijangkau oleh kendaraan (kecuali truk atau mobil double gardan). Sementara ini proses pemasangan patung masih berlangsung dan pengaman area belum terpasang. Namun pemandangan dari atas melihat kota Makale dan sekitarnya sangat indah.

IMG_20150629_145609

Masih banyak lagi tempat untuk menikmati alam di Toraja. Beberapa adalah pemandangan menuju objek-objek tertentu dan bahkan ada yang hanya berada di belakang rumah. Kekayaan alam dan budaya ini harus dijaga dan dilestarikan agar generasi selanjutnya bisa juga menikmati kesegaran dan keindahan leluhur nenek moyang Toraja.

#NulisRandom2015 #Day24 #NulisRandom2015Day24

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: