Posted by: nyomnyom | June 30, 2015

Batasan

Bayangkanlah bila segalanya didunia ini tak berbatas, tak ada aturan. Mau bikin apa saja, silahkan. Mau jalan kemana saja dan kapan saja, yuk mari. Pakai baju ke sekolah dan ke kantor sebebasnya. Pacaran lebih dari dua cowok, tak mengapa. Beli apa saja semaunya, tak usah khawatir membayarnya. Sebel sama seseorang, kita pukul saja. Pakai uang kantor untuk keperluan pribadi, sah-sah saja.

Bayangkan pula bila terlalu banyak batasan dan aturan didunia ini. Sedikit-sedikit harus melapor. Bikin ini itu jadi gak percaya diri karena takut salah. Serba seragam dan sama persis. Kreatifitas jadi berkurang karena dibatasi oleh aturan. Ke suatu tempat harus lapor sana sini. Birokrasi jadi kian panjang dan tertutup.

Dan bayangkanlah bila batasan dan aturan dibuat sesuai keadaannya. Sealami mungkin. Tak perlu ada paksaan. Semua mempunyai ukuran dan aturan yang bisa dijadikan patokan apabila sesuatu melampaui batasan. Saling mengingatkan dan saling mengukur kapasitas. Bila sesuatu telah melebihi batas, teguran akan muncul dengan sendirinya. Seperti halnya saya hari ini. Teguran datang bukan dari siapa-siapa. Alami muncul dari kenyataan. Celana andalan sobek ketika berjongkok. Saatnya untuk diet.

#NulisRandom2015 #Day25 #NulisRandom2015Day25

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: