Posted by: nyomnyom | June 30, 2015

Bunga yang Lezat, Bunga Pepaya…

Pulau Timor di Nusa Tenggara Timur menempati ruang tersendiri dalam benak dan hati saya. Selama lebih dua tahun wara wiri di sana, banyak hal-hal baik yang membuat saya suka dan ketagihan, salah satunya sayur bunga pepaya. Pertama kali dikenalkan sayur bunga pepaya ini ketika saya hendak makan siang setelah selesai pertemuan dengan LSM lokal yang menjadi mitra Lembaga Internasional tempat saya bekerja saat itu. Oleh om Salim, supir mobil yang kantor sewa, saya dibawa ke sebuah rumah makan prasmanan yang menyajikan berbagai masakan lokal Kupang seperti Daging Se’i, Sambal Lu’at, Sayur Jantung Pisang dan tentu saja andalan Sayur Bunga Pepaya.

Saya yang sebelumnya memang penyuka sayur daun pepaya yang sering dimasak oleh almarhumah mamak, langsung memilih menu sayur bunga pepaya, daging sapi se’i dan sambal lu’at sebagai menu makan siang saja. Ternyata rasanya sangat enak dan tak begitu pahit seperti daun pepaya. Tak ada campuran lain hanya bumbu masakan seperti bawang dan rempah-rempah. Sejak saat itu saya menjadi pelanggan setia warung makan itu. Bahkan beberapa staff kantor yang juga berkunjung ke Kupang pasti akan saya bawa untuk makan di sana.

Kemudian oleh sahabat saya bu Elis, saya diperkenalkan dengan variasi lain bunga pepaya. Biasanya ketika saya mesti bekerja di Kupang untuk waktu yang cukup lama, saya sering berkunjung ke kos-an bu Elis sekedar bertukar cerita atau tidur-tiduran dan menodong dia memasak masakan rumah untuk saya. Bu Elis kemudian membuatkan saya tumis sayur daun singkong yang dicampur dengan bunga pepaya. Sedikit rasa pedas dari tumisan cabai, bumbu dan rempah-rempah menutupi rasa pahit dan membuat citarasanya kian beragam. Aromanya pun tak kalah menggiurkan. Disajikan dengan nasi hangat dari beras ladang, sambal terasi, tempe goreng dan ikan goreng membuat saya nambah berkali-kali. Akhirnya, tiap kali ke Kupang, saya selalu ke pasar membeli bunga pepaya dan daun singkong lalu meminta bu Elis memasakkannya untuk saya.

Sayur tumis bunga pepaya daun singkong

Sayur tumis bunga pepaya daun singkong

Bunga pepaya sendiri mengandung banyak gizi. Dalam 100 gram bunga pepaya mengandung Energi (45 kkal), Protein (2,6 gr), Lemak (0.3 gr), Karbohidrat (8,1 gr), Kalsium (290 mg), Fosfor (113 mg), Zat Besi (4,2 mg), Vitamin A (0 IU), Vitamin B1 (0,01 mg) dan Vitamin C (23,3 mg) *sumber dari sini . Salah satu manfaat bunga pepaya adalah mencegah serangan jantung dan stroke serta melancarkan sistem pencernaan. Bagi yang tak menyukai rasa pahitnya bisa diakalin dengan merebus terlebih dahulu bunga pepayanya lalu ditumis bersama sayuran. Tetapi tentunya akan mengurangi nutrisi yang terkandung didalamnya.

1435656845391

Di Makassar cukup sulit mendapatkan bunga pepaya. Saya sering mempraktekkan resep dari bu Elis untuk saya sajikan kepada suami dan bapak saya yang juga penggemar bunga pepaya. Di Toraja sendiri jika hari pasar lumayan banyak yang menjual bunga pepaya. Biasanya bila hendak pulang ke Makassar, saya membeli beberapa kantong bunga pepaya untuk dimasak di rumah di Makassar. Sudah lezat, bergizi pula.

#NulisRandom2015 #Day26 #NulisRandom2015Day26

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: